Budaya Ziarah Makam Batu Layar dan Kepercayaan Dalam Masyarakat Muslim Lombok Nusa Tenggara Barat
DOI:
https://doi.org/10.57215/sktp.v1i1.2Keywords:
Ziarah makam, kepercayaan, masyarakat Muslim, budaya lokal, LombokAbstract
Ziarah makam dalam tradisi Islam merupakan salah satu ciri khas dari kearifan lokal yang berkembang di Indonesia dengan segala kemajemukan yang mewarnai dinamika kehidupan masyarakat. Ziarah dalam tradisi Islam merupakan salah satu perjalanan spiritual (the advanture of spirituality) untuk memetik sumber barakah dari orang-orang sholeh yang selama hidupnya selalu dekat dengan Allah. Penelitian ini membahas tentang budaya ziarah makam dan sistem kepercayaan masyarakat Muslim di Lombok, Nusa Tenggara Barat, sebagai fenomena sosial-keagamaan yang mencerminkan perpaduan antara ajaran Islam dan tradisi lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna, fungsi sosial, serta dinamika keagamaan yang melatar belakangi praktik ziarah makam di kalangan masyarakat Muslim Lombok melalui observasi lapangan wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ziarah makam bukan sekadar ritual keagamaan, melainkan juga sarana memperkuat identitas kultural dan solidaritas sosial. Tradisi ini mencerminkan bentuk sinkretisme keagamaan, di mana unsur tasawuf dan kepercayaan lokal berpadu dalam praktik spiritual masyarakat. Selain itu, ziarah makam berperan sebagai media pewarisan nilai-nilai moral, penghormatan leluhur, serta ekspresi religiusitas yang khas di Lombok. Dengan demikian, budaya ziarah makam menjadi bagian integral dari identitas keislaman lokal yang memperlihatkan kemampuan masyarakat dalam menafsirkan ajaran Islam sesuai konteks budaya mereka.



